Headlines News :
Showing posts with label Apa Yang Tuhan Inginkan Dalam Ibadah. Show all posts
Showing posts with label Apa Yang Tuhan Inginkan Dalam Ibadah. Show all posts

Mengapa Harus Menimbulkan Kedukaan?

Print Friendly and PDF
Mengapa Harus Menimbulkan Kedukaan?

Ibrani 13:17-19

13:17 Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan unduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka melakukan nya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak membawa keuntungan bagimu.
13:18 Berdoalah terus untuk kami; sebab kami yakin, bahwa hati nurani kami adalah baik, karena di dalam segala hal kami menginginkan suatu hidup yang baik.
13:19 Dan secara khusus aku menasihatkan kamu, agar kamu melakukannya, supaya aku lebih lekas dikembalikan kepada kamu.

Tunduk Kepada Otoritas

Print Friendly and PDF
Tunduk Kepada Otoritas

Ibrani 13 : 1 - 25
"Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya." (ayat 17a)

Di jaman sekarang ii tidak mudah menemukan orang yang memiliki roh penundukan diri. Sebaliknya banyak orang yang memiliki roh pemberontakan. Memberontak berarti tidak tunduk kepada otoritas, di mana hal ini pasti akan menimbulkan konflik, baik itu konflik antar sesama anggota dalam sebuah keluarga, organisasi, masyarakat atau bahkan suatu negara. 

Apa Yang Tuhan Inginkan Dalam Ibadah

Print Friendly and PDF
Apa Yang Tuhan Inginkan Dalam Ibadah
Kisah Para Rasul 16:4-12

Sebagaimana kita punya keinginan dan harapan ketika kita datang beribadah, demikian pula dengan TUHAN, Allah kita. IA memiliki harapan dan keinginan kepada umat-NYA yang datang beribadah kepada-NYA. Apa saja yang menjadi harapan TUHAN kepada umat-NYA yang datang beribadah?

ALLAH MENGINGINKAN ANDA DAN SELURUH ANGGOTA KELUARGAMU BERIBADAH KEPADA-NYA (Yosua 24:14-28)
Yosua adalah tokoh yang mengerti isi & keinginan hati Tuhan. Di hadapan bangsa Israel ia berkata : "Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada Tuhan, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami aka beribadah kepada Tuhan!"(ayat 15)